LPP RRI PALANGKARAYA

E-mail Cetak PDF

Musim Hujan Masyarakat Maspada bahaya DBD

Palangka Raya, 24 November 2011. Musim penghujan saat ini wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria kembali menjadi ancaman terbesar bagi warga kota palangka raya.

Tempat kotor maupun bersih tetap harus diwaspadai masyarakat mengingat musim hujan wabah penyakit DBD dan malaria mengancam manusia.

Kondisi Hujan yang turun secara tiba-tiba, lalu reda disertai panas, menjadi hal yang sangat disukai nyamuk untuk bertelur, selain itu genangan-genangan air juga berpotensi menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak.

Kepala dinas kesehatan kota palangka raya SUDARMINI dipalangka raya mengatakan di dalam air, siklus pertumbuhan nyamuk menjadi bertambah.

Hal ini berbeda dengan dimusim hujan, intensitas hujan yang sering turun dengan durasi cukup lama, tidak menimbulkan genangan air, karena air mengalir bersama derasnya hujan. kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini menjadi kesempatan nyamuk berkembang biak.

Sudarmini menghimbau masyarakat untuk mengoptimalkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilingkungan rumah masing-masing melalui 3M (menguras, mengubur dan menebarkan abate).

Sementara itu kepala bidang pelayanan kesehatan bagi masyarakat-PMK kota palangka raya HOLLY G SINDHI minta masyarakat dapat lebih mewaspadai bahaya DBD dan malaria khususnya bagi warga yang tinggal dikawasan bantaran sungai harus tetap menjaga kesehatan lingkungan sekitar.

Saat ini Dinkes Kota Palangka Raya juga berupaya melalui pemberian bubuk abate gratis kepada seluruh masyarakat, mengoptimalkan kerja para kader puskesmas menyebarkan informasi tentang PSN,selain itu juga melakukan fogging dikawasan-kawasan yang terdapat kasus hal tersebut dalam upaya mencegah penyebaran wabah cikungunya. RRIPLK

 

Add comment


Security code
Refresh