LPP RRI PALANGKARAYA

E-mail Cetak PDF

Demo Gerakan Mahasiswa KalTeng Tolak Kenaikan BBM

(RRI) Palangka Raya, 15 Maret 2012. Rencana kebijakan pemerintah Republik Indonesia menaikan harga Bahan Bakar Minyak-BBM per 1 April 201, menuai protes dari banyak kalangan khususnya mahasiswa.

Gerakan Mahasiswa Kalimantan Tengah (Geram-Kalteng) pagi tadi melakukan aksi menolak dengan tegas kenaikan harga BBM, dengan turun ke jalan dari taman kota ke bundaran besar dilanjutkan ke DPRD Kalteng.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang GMNI Palangka Raya, Yusup Rony Singapuar, yang sekaligus menjadi Juru Bicara Aksi mengatakan, rencana kenaikan BBM tidak pro rakyat, cenderung dipaksakan di tengah kondisi bangsa yang memprihatinkan.

Ditambahkan, kebijakan ini akan berdampak sistematik dalam kehidupan rakyat dan pemerintah dianggap gagal karena telah menciderai amanat konstitusi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalteng, Abdul Razak, yang memimpin pertemuan dengan mahasiswa, mengatakan, pada intinya pihaknya setuju dengan penolakan kenaikan BBM karena akan semakin menyengsarakan masyarakat kecil.

Mahasiswa yang berjumlah 115 orang ini, merupakan gabungan dari 13 organisasi mahasiswa yaitu: GMNI, HMI, PMII, KAMMI, IMM, BEM Unkrip, SEMA STAKN, HMPH, Hima Kotim, Hima Kapuas, Hima Lamandau, Hima Barut, Hima Seruyan.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam di Ruang Rapat Badan Musyawarah ini, diikuti perwakilan dari Komisi A, B, C DPRD Provinsi KalTeng, Kepala Polisi Resort Kota Palangka Raya, AKBP Nyoman Artana, dan seluruh mahasiswa yang mengikuti aksi damai. (SEP/GR)

Add comment


Security code
Refresh