LPP RRI PALANGKARAYA

E-mail Cetak PDF

SEMINAR KIPRAH PEREMPUAN DALAM ARENA POLITIK LOKAL KALTENG

(RRI) Palangka Raya, 19 Maret 2013. Keterwakilan perempuan dalam arena politik di Kalimantan Tengah, belum memenuhi kuota minimal 30 persen seperti yang diatur dalam Undang-Undang Bidang Politik.

Namun, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Kristen Palangka Raya (Unkrip), Benius, meyakini, dalam waktu yang tidak terlalu lama keikutsertaan perempuan akan memenuhi, bahkan melebihi kuota yang ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan Benius ketika membuka Seminar Ilmu Pemerintahan dengan Tema Kiprah Perempuan dalam Arena Politik Lokal Kalteng, pagi tadi di Palangka Raya.

Namun yang lebih penting, menurut Benius, bobot dan pengaruh perempuan di arena politik tidak hanya terpenuhi secara kuantitas tapi juga kualitas.

Ditambahkan, dalam era demokrasi saat ini, peran dan keikutsertaan wanita dalam dunia politik, menjadi sangat penting.

Karena menurutnya, banyak kebijakan publik baik pusat maupun daerah, memerlukan sentuhan dan warna dari perspektif wanita serta kaum ibu.

Seminar yang diadakan Fisip Unkrip bersama DPD GAMKI Kalteng ini, menghadirkan tiga pembicara, Pancani Gandrung Bakal Calon Bupati Barito Timur, Faridawaty Darlan Atjeh Bakal Calon walikota Palangka Raya, dan Maryono yang menggantikan Tuty Dau pasangannya dalam Pemilukada Kota Palangka Raya Juni mendatang. (Sep/GR)

Add comment


Security code
Refresh